Minggu, 08 Januari 2012



genap hampir dua tahun saya merawat tokek saya dengan cara seperti itu, dan pada suatu pagi saya menengok kandang tokek saya, saya mendapati biasanya tokek saya menempel pada dinding kandang tetapi hari itu kok berada di dasar kandang saya melihat sorot matanya sepetinya saki ini reptil gumam saya dari pada tokek ini mati sia-sia saya potong saja, kulit saya jemur dagingnya saya nikmati baik tokek di kandang A atau B saya potong semua namun yang membedakan adalah kualitas kulitnya, waktu itu saya jemur kering kembali kulit tokek saya, namun kali ini saya oven kulit tokek saya jadi kulit tokek benar-benar kering, saya tetap pisahkan kulit tokek A dan B, karena saya mau tahu apa kelebihan dari salah satu kulit tersebut, kemudian saya membeli obat petasan, saya campur kulit tokek yang sudah saya haluskan, denang obat petasan tersebut, saya cari cicak dari dalam rumah saya sendiri, saya taruh pada satu tempat yang transparan supaya saya dapat mengetahui apa yang terjadi dengan cicak tersebut, lalu saya bakar campuran obat petasan dengan kulit tokek A yang terjadi adalah cicak itu mati dalam kurun waktu 45 menit entah itu karena asap yang pekat atau apa saya tidak tahu tetapi kemudian saya mengeksperimen dengan kulit tokek kandang B yang saya beri makan kecoa hal yang sama saya lakukan campur kulit tokek kering tumbuk dangan obat petasan, lalu saya bakar dan saya masukkan kedalam kandang cicak, sungguh sangat berbeda hasilnya cicak memang mati tetapi bukan 45 menit namun dalam kurun waktu 27 menit cicak sudah mati, sampai saat itu saya belum tahu, kandungan atau zat apa yang terdapat dalam kulit tokek, sisa dari serbuk kulit tokek, saya jadikan satu karena saya masih penasaran saya beli tikus putih, saya mau memastikan apakah tokek memang benar-benar berpengaruh nantinya dalam kehidupan manusia yang akan datang, setelah saya dapatkan tikus putih, saya lakukan hal yang serupa, saya membakar semua serbuk kulit tokek dengan campuran obat petasan tikus mati dalam kurun waktu 33 menit, dari sini saya dapat menyimpulkan, jangan-jangan tokek berharga sampai ratusan juta bahkan sampai 1 M karena hal ini dalam kulit tokek mengandung senyawa yang sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup makhluk hidup lain, yang saya gunakan bukan tokek berukuran besar tetapi tokek yang berukuran berat 1,2 ons saja, teman-teman dapat membayangkan bagaimana dan apa efek dari tokek yang berukuran sangat besar atau sering di katakan giant tokek bila salah di gunakan, setelah saya mengetahui sesuatu dari eksperimen saya itu, yang saya lakukan adalah menikmati daging tokek saja semau saya dan mengubur kulitnya, ternyata kulit tokek juga bagus bagi tumbuhan tdi depan rumah saya, tanami cabai dengan tinggi tidak sampai 25 cm pohon cabai saya sudah berbuah lebat, jadi kalau teman-teman pecinta tokek bereksperimenlah dengan tokek anda, siapa tahu teman-teman dapat meringankan pengeluaran biaya untuk bumbu dapur teman-teman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar